Info Sekolah
Wednesday, 28 Jul 2021
  • Selamat Datang di Website Resmi SMAS Karya Pembangunan Paron

MENGENAL SUATU KECERDASAN

Diterbitkan :

Tau gak sih apa itu kecerdasan? Dan bagaimana sih, caranya memahami kecerdasan seseorang?

Langsung aja ya sob,,, kecerdasan dapat kita pahami sebagai kemampuan seseorang untuk melakukan sesuatu. Dengan itu, kemampuan  manusia sering kali hanya diukur dari segi kognitif semata, yaitu hal-hal yang dapat diukur dengan angka. Lantas apa sih, contohnya ?

Contohnya adalah  saat anak-anak menerima buku raport , nah ketika hal itu banyak orang yang mengambil kesimpulan  bahwa anak tersebut cerdas , terlebih lagi jika raport mereka memperoleh nilai yang sangat membanggakan  atau lebih sempit lagi nih sob,, pada usia dini biasanya kecerdasan hanya diukur  dari kelancaran baca-tulis, kelancaran berbicara dan berhitung. Padahal kecerdasan atau kemampuan manusia sangat beragam, selanjutnya secara garis besar nih, kecerdasan dapat dikelompokkan menjadi 3, diantaranya adalah:

  1. Kecerdasan spiritual (spiritual Quotient)
  2. Kecerdasan emosional (emotional Quotient)
  3. Kecerdasan intelektual (intellectual Quotient)

Nah, dari pengelompokkan kecerdasan tersebut  mengapa selama ini hanya kecerdasan intelektual saja yang dibangga-banggakan oleh masyarakat  bahkan diri kita? Apakah kecerdasan kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual itu tidak penting? Lalu, sebenarnya apa sih kecerdasan emosional itu? Mari kita kupas satu per satu….jadi, gini ya sob ,,,

kecerdasan spiritual ( SQ) merupakan kemampuan kita untuk berakhlak mulia  dan mengenal lebih jauh siapa sih , diri kita dan tuhan kita, so.. SQ bukan hanya kemampuan menjalankan sholat atau membaca Al- Qur’an semata ya sob,, melainkan bagaimana  sih semua ibadah yang kita laksanakan dapat dimaknai  dan di aplikasikan (diamalkan) dalam kehidupan kita sehari-hari, artinya bagaimana sih, menyikapi perilaku kita sedangkan perilaku itu merupakan cerminan dari ibadah yang telah kita laksanakan atau bisa dikatakan perilaku adalah cerminan dari diri kita .           Sehingga kita menjadi manusia yang dicintai oleh Allah dan makhluk – Nya.

Untuk yang selanjutnya adalah kecerdasan kecerdasan emosional (EQ) adalah dimana kemampuan kita untuk dapat memengaruhi dan diterima  oleh orang lain dengan baik. Perlu kalian ketahui ya sobb,, kecerdasan emosional ini mencakup pengendalian diri, semangat dan ketekunan, serta kemampuan untuk memotivasi diri sendiri dan bertahan menghadapi frustasi, kesanggupan untuk mengendalikan dorongan hati dan emosi. Selain itu, sob kita tidak boleh melebih-lebihkan kesenangan , mengatur suasana hati dan menjaga agar beban stress tidak melumpuhkan kemampuan berfikir , untuk membaca perasaan terdalam  orang lain (empati) dan seantiasa berdo’a, untuk memelihara hubungan dengan sebaik-baiknya , kemampuan untuk menyelesaikan konflik, serta untuk memimpin diri dan lingkungan sekitarnya.

Sementara selama ini, ,… sayangnya EQ kurang diajarkan pada anak-anak, sehingga kemampuan anak untuk mencintai dan dicintai oleh sesama menjadi kendala dalam bergaul dan berteman. Selain itu sob,, kesulitan dalam bermasyarakat berawal dari kurangnya kecerdasan emosional kita.

Pengelompokkan kecerdasan yang selanjutnya yaitu kecerdasan intelektual (IQ) Kalian tau ngak sih, kecerdasan intelektual (IQ) itu apa? So,,, kecerdasan interlektual (IQ) ialah kemampuan kita untuk mengolah dan berfikir kognitif sob,, nah kecerdasan ini adalah kecerdasan yang terukur dengan angka-angka  sejak kita dibangku sekolah  hingga kuliah, adalah kecerdasan intelektual. Kecerdasan inilah merupakan kemampuan yang diolah  pada otak sebelah kiri kita. Perlu kalian ketahui, manusia.. siapapun dia, ialah makhluk yang diciptakan ALLAH dan telah mengikat perjanjian dengan- Nya, bahwa dia adalah makhluk-Nya.

Nah…pada saat ruh ditiupkan oleh sang pencipta manusia dibekali dengan sifat-sifat yang mulia untuk kehidupannya kelak . perlu kalian ketahui juga nih sob,,  sifat-sifat yang ditiupkan ALLAH itu lah yang disebut fitrah yang dibawa lahir di dunia.

So,, ketika manusia telah menjadi janin dan lahir di dunia ini dia telah memiliki fitrah yang suci, yaitu fitrah dari ALLAH  subhanallahuwata’ala. Oleh karena itu yah sob,,.. fitrah manusia harus selalu dijaga agar tetap  suci dan tidak terkotori apalagi teracuni oleh sifat-sifat syaitan yang kerap atau sering kali kita sebut dengan nafsu manusia naudzubillahimindzalik.

Sifat-sifat syaitan itu diantaranya adalah:

Dengki, sombong, dusta, malas berlebihan dan lain-lain . namun,, dengan hal itu kita malah sering menyebutnya itu adalah manusiawi, sebenarnya sob,, hal-hal tersebut adalah sifat-sifat syaitan yang dikirim syaitan sejak manusia lahir ke muka bumi ini.

Lantas mana dulu ya,, yang harus didahulukan?

jadi,, gini ya sob,, untuk menjaga fitah , maka kita perlu melakukan pengenalan kembali tentang siapa tuhan kita, bagaimana sih kita tau sebagai hamba ALLAH harus terus menjalani hidup di dunia ini, Dengan dibekali pengetahuan . serta menjalankan kewajiban kita sebagai status hamba , melakukan kebaikan dan bermanfaat untuk sesama. Karena sebaik-baiknya manusia adalah yang paling banyak manfaatnya untuk orang lain…!!!

itulah yang dinamakan kecerdasan spiritual … oleh karena itu, karakter yang seperti ini perlu dibentuk atau ditanamkan terlebih dahulu sebelum kita mendapatkan kecerdasan intelerktual, dengan itu maka in sya allah , kita akan tahu bahwa kecerdasan yang kita miliki adalah untuk menjalankan perintahnya. Bukan untuk hal-hal yang akan membawa bahaya bagi diri kita, orang lain dan makhluk lainnya yang ada disekitar kita .!!!

perlu kalian ketahui sob,, kecerdasan seseorang itu tergantung oleh kejiwaannya , apa bila jiwanya goyah maka kecerdasannya jug akan goyah maka dari hal itulah,, kita sebagai generasi muda itu harus mempunyai kecerdasan pikiran  tapi juga harus punya kecerdasan hati yang akan membawa diri kepada kebahagiaan dunia dan akhirat…!!